Thursday, November 17, 2011

Penelitian


Penelitian ini
terfokus pada bagaimana
penyelenggaraan, kemampuan dan hasil belajar
dari pembelajaran Pendidikan keaksaraan tingkat dasar melalui  pola pendampingan anggota keluarga di kelompok belajar RW 15  Desa Mekarmanik
Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Tujuan penelitian ini yaitu meliputi :
1)Mendeskripsikan
karakteristik warga belajar pendidikan keaksaraan yang mendapatkan pendampingan
keluarga dalam mempercepat kemampuan calistung;
2)Mendeskripsikan proses
penyelenggaraan pola pendampingan keluarga dalam akselerasi program
pemberantasan buta aksara;
3)Mendeskripsikan jenis dukungan keluarga dan
lingkungan kepada warga belajar pendidikan keaksaraan;
4)Mendeskripsikan hasil belajar warga belajar dengan pola
pendampingan keluarga dalam akselerasi program pemberantasan buta aksara;

5)Mendeskripsikan faktor pendorong dan penghambat pendampingan oleh keluarga
kepada warga belajar pendidikan keaksaraan tingkat dasar.
Yang menjadi
landasan teori penelitian ini yaitu
Peranan Pendidikan
Nonformal dalam Pendidikan Nasional, Pembelajaran Pendidikan keaksaraan
berbasis pendidikan keluarga , Pendidikan Orang Dewasa.

Penelitian ini
menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi partisipatif,
wawancara, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Jumlah subjek penelitian
dalam penelitian ini berjumlah 1
5 orang yang terdiri dari 10 orang warga
belajar
,
4 orang pendamping
dan 1 orang tutor . Teknik analisis data yang digunakan dalam peneltian ini yaitu tekhnik
analisis kualitatif deskriptif.

Penelitian ini
dilaksanakan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi akhir
pembelajaran sehingga didapat data hasil yang komprehensip. Akselerasi
pembelajaran yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu mengungkap keunggulan
program Pendidikan keaksaraan dari segi waktu pelaksanaan dan bahan ajar yang
disampaikan oleh tutor. Kegiatan belajar mengajar keaksaraan ini dilaksanakan
selama 21 hari atau 105 jam. Pendekatan yang diterapkan dalam kelompok tersebut
yaitu
pola pendampingan anggota keluarga. Pendampingan oleh keluarga atau tetangga
terhadap warga belajar juga sangat mendukung keberhasilan warga belajar dalam
mencapai kemampuan membaca, menulis dan berhitung tingkat dasar. Hasil belajar
dari proses pembelajaran sampai pada evaluasi akhir pembelajaran yaitu warga
belajar dapat menyelesaikan tes kompetensi keaksaraan tingkat dasar dan
mendapatkan bobot nilai antara 460 sampai dengan 548. Jika dilihat dari standar Pendidikan keaksaraan
tingkat dasar hasil ini menunjukan bahwa warga belajar yang mengikuti tes telah
lulus mengikuti keaksaraan tingkat dasar. Selain itu, hasil pembelajaran
dinilai dari ranah kognitif, afektif dan psikomotor.


No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.